Bursa Efek adalah sebuah pasar yang berhubungan dengan pembeliandan penjualan efek atau saham perusahaan serta obligasi pemerintah.Bursaefek tersebut bersama- sama dengan pasar uang merupakan sumber utama permodalan eksternal bagi perusahaan dan pemerintah. Biasanya terdapat disuatu lokasi pusat, namun perdagangan semakin sedikitdikaitkan dengan tempat seperti itukarena bursa saham modern ini adlah jaringan elektronik yang memberikan keuntungan dari segi kecepatan dan biaya transaksi. Perdagangan dalam bursa hanya dapat dilakukan oleh seorang anggota, sang pialang saham. Permintaan dan penawaran dalam pasar saham didukung factor yang seperti halnya dalam setiap pasar bebas (mempengaruhi harga saham). Penawaran pertama dari saham kepada investor dinamakan “Pasar Perdana” atau pasar primer dan perdagangan selanjutnaya disebut pasar kedua (sekunder).

Bursa Efek Indonesia

Bagaimana dan menjadi maju investor saham berkembang melalui go public presentasi kepada bursa asuransi jasa PT Efek jasaIndonesiasekretaris perusahaan/ komunikasi perusahaan 2008.

Saham sebagai pilihan invertasi saham meripakan salah satusuratberharga yang diperjual belikan didalam pasar modal saham merupakan bukti kepemilikan/penyerahan modal dalam sebuah perusahaan atau PT. Pemegang memiliki hak untuk hadir dalam RUPS. Memiliki Saham berarti memiliki kesempatan untuk mendapatkan devidensaham merupakan asset yang likuid juga mudah untuk diperjual belikan.

Keuntungan Investasi Saham

  1. Deviden adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham.

Contoh : PT Bank Mandiri Tbk membagi deviden persaham Rp 500. Rina memiliki saham sebanyak 5000 saham (10 lot) jadi deviden yang diterima oleh rina adalah Rp 2500 (belum termasuk pajak).

  1. Capital Gain adalah keuntungan ketika kita menjual saham lebih tinggi dari harga beli.

Contoh : Johan membeli saham PT Bank BCA per saham Rp 3000 dan kemidian menjual pada Rp 4000. Capital Gain yang diperoleh 1000.

Resiko Investasi Saham

  1. Tidak mendapat deviden umumnya perusahaan membagi deviden ketika perusahaan menunjukkan kinerja yang yang baik. Jadi ketika perusahaan menngalami penurunan kinerja/mengalami kerugian maka perusahaan tidak membagikan kepada pemegang saham.
  2. Capital Loss kebilikan dari capital gain. Hal ini terjadi jika kita menjual saham yang kita miliki lebih rendah dari pada harga beli.

Contoh : Adi membeli saham PT ABC per saham Rp 3000 dan beberapa waktu kemudian saham mengalami penurunan. Adi menjual saham tersebut pada harga Rp 2500 sehingga mengalami kerugian 500.

Pergerakan Harga Saham

Mengapa harga saham bias naik turun?

Pergerakan saham ditentukan Supply dan Demand atas saham tersebbut. Demand meningkat maka harga saham naik dan sebaliknya.

Faktor- factor yang mempengaruhi pergerakan harga saham :

  1. Pergerakan suku bunga bank.
    1. Tingkat inflasi nilai tukar rupiah kinerja perusahaan penjualan dan laba meningkat bagi deviden dst.
    2. Faktor non ekonomi seperti social pilitik
    3. Setiap hari saham mengalami kenaikan harga namun ada pula saham yang mengalami penurunan. Adapula saham yang tidak nengalami pergerakan harga/tidak ada transaksi.